Jenis-jenis Injeksi

Cara penyuntikan secara subkutan

Tentukan lokasi penyuntikan,1/3 atas lengan atas, 1/3 atas paha atas sekitar pusat.
Lakukan tindakan aseptik antiseptik.
Angkat sedikit kulit dengan
cubitan.ringan oleh tanggan kiri.
Tusukan jarum pada lokasi jarum mengarah keatassudut suntikan 45 derajat.

Isap sedikit ,pastikan tak ada darah terhisap.
Suntikkan obat perlahan lahan.
Tindihkan kapas alkohol pada lokasi suntikan, cabut jarum massage lokasi suntikan dengan kapas alkohol.
Syringe dibuang pada tempat medis.


uraian lengkapnya cara penyuntikan obat dibawah kulit

A. PERSIAPAN

I. Persiapan Klien

- Cek perencanaan Keperawatan klien ( dosis, nama klien, obat, waktu pelaksanaan, tempat injeksi )

- Kaji riwayat alergi dan siapkan klien

- Klien diberi penjelasan tentang prosedur yang akan dilakukan

II. Persiapan Alat

- Spuit seteril dengan obat injeksi pada tempatnya yang sudah disiapkan

- Kapas alkohol 70 %

- Alat tulis

- Bengkok

- Kartu obat dan etiket

- Sarung tangan kalau perlu

B. PELAKSANAAN

- Perawat cuci tangan

- Mengidentifikasi klien, menyiapkan klien dan menjelaskan tentang prosedur yang akan dilakukan dan pasang sampiran

- Jika perlu menggunakan sarung tangan bila ada klien yang menderita penyakit menular

- Bersihkan / desinfeksi lokasi injeksi dengan alkohol dengan tekhnik sirkuler atau dari atas ke bawah sekali hapus

- Membuang kapas alkohol kedalam bengkok

- Memasukan jarum dengan sudut 45-90 O

- Lakukan aspirasi

- Memasukan obat secara perlahan – lahan

- Mencabut jarum

- Alat-alat dibereskan dan lihat reaksi obat terhadap klien

- Perawat cuci tangan

- Catat tindakan yang dilakukan

C. EVALUASI

- Perhatikan dosisi obat, nama obat, nama klien sesuai dengan order dari dokter dan perhatikian juga respon klien terhadap obat




Injeksi Intra Muskular

Pengertian
Injeksi Intra Muskular adalah suatu cara pemberian obat melalui injeksi yang diberikan dengan memasukkan obat ke dalam otot.

Tujuan


Sebagai acuan dan langkah-langkah dalam pelaksanaan pemberian Injeksi Intra Muskular pada pasien di IGD

Kebijakan


Harus tepat, benar dan sesuai dengan jenis obat.

Prosedur


1. Persiapan

1.1. Spuit injeksi sekali pakai (disposable) sesuai kebutuhan.

1.2. Kapas Alkohol

1.3. Jarum untuk mengambil obat pada vial (jika diperlukan).

1.4. Obat yang akan diberikan.

1.5. Kikir ampul (bila diperlukan)

2. Pelaksanaan

2.1. Perawat mencuci tangan.

2.2. Membaca etiket, dosis, dan cara pemberian obat.

2.3. Memasukkan obat kedalam spuit injeksi.

2.4. Mengeluarkan udara dari spuit injeksi.

2.5. Membawa spuit injeksi dan kapas alkohol dalam bak semprit menuju ke pasien.

2.6. Menanyakan dan memastikan nama pasien.

2.7. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dengan ramah.

2.8. Mengatur posisi pasien.

2.9. Menentukan daerah yang akan diinjeksi antara lain : otot pangkal lengan atas bagian luar, 1/3 tengah otot paha sebelah luar, 1/3 spira Iliaka anterior superior.

2.10.Mengdisinfeksi daerah yang ditentukan dengan kapas alkohol.

2.11.Memasukkan jarum dengan posisi 90º dari kulit dengan kedalaman sesuai kondisi pasien.

2.12.Mengaspirasi untuk memastikan jarum tidak mengenai pembuluh darah.

2.13.memasukkan obat dengan perlahan-lahan, sambil memperhatikan reaksi pasien.

2.14.Mencabut jarum dengan cepat dan hati-hati, serta menahan kulit bekas tusukan dengan kapas alkohol dan di massage.

2.15.Merapikan pasien.

2.16.Perawat mencuci tangan.

2.17.Perawat mencatat kegiatan dalam buku laporan.






Injeksi Intra Vena

Pengertian
Injeksi Intra Vena adalah suatu cara pemberian obat melalui Injeksi yang diberikan dengan memasukkan obat ke dalam Vena.

Tujuan


Sebagai acuan dan langkah-langkah dalam pelaksanaan pemberian Injeksi Intra Vena pada pasien

Kebijakan


Harus tepat, benar dan sesuai dengan jenis obat.

Prosedur


1. Persiapan

1.1. Spuit injeksi sekali pakai (disposable) sesuai kebutuhan.

1.2. Kapas Alkohol

1.3. Jarum untuk mengambil obat pada vial (jika diperlukan).

1.4. Obat yang akan diberikan.

1.5. Kikir ampul (bila diperlukan)

1.6. Torniquette (Pembendung Vena)

2. Pelaksanaan

2.1. Perawat mencuci tangan.

2.2. Membaca etiket, dosis, dan cara pemberian obat.

2.3. Memasukkan obat kedalam spuit injeksi.

2.4. Mengeluarkan udara dari spuit injeksi.

2.5. Membawa spuit injeksi dan kapas alkohol dalam bak semprit menuju ke pasien.

2.6. Menanyakan dan memastikan nama pasien.

2.7. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dengan ramah.

2.8. Menentukan pembuluh darah vena yang akan diinjeksi.

2.9. Pasang torniqutte (pembendung vena) tepat diatas pembuluh darah vena yang dipilih sampai pembuluh darah vena muncul / terlihat dengan jelas.

2.10.Mengdisinfeksi kulit diatas vena yang akan diinjeksi dan regangkan kulit tersebut.

2.11.Memasukkan jarum ke dalam vena dengan sudut 45º dan lubang jarum menghadap keatas, darah akan masuk dengan sendirinya ke dalam spuit bila jarum telah tepat mengenai vena.

2.12.Segera lepaskan torniquette di atas vena.

2.13.Memasukkan obat dengan perlahan-lahan, sambil memperhatikan reaksi pasien.

2.14.Mencabut jarum dengan cepat dan hati-hati, tahan lubas bekas tusukan dengan kapas alkohol.

2.15.Merapikan pasien.

2.16.Perawat mencuci tangan.

2.17.Perawat mencatat kegiatan dalam buku laporan.



0 komentar:

Komentar yang menggunakan Anonim TIDAK kami tanggapi dan akan kami hapus.
khusus yang berkaitan dengan pertanyaan seputar bahan kimia ataupun sejenisnya diharapkan mencantumkan Nama, Alamat, serta Universitas/Instansi.
Komentar yang mengandung Sara, Pornografi, Perjudian, Pelecehan ataupun sejenisnya dan mengandung Link hidup akan kami jadikan SPAM.
Terima Kasih Atas Perhatiannya